Siapa nih yang kalo lagi kepleset
atau jatuh malah nyalahin setan? ga hanya setan sih, binatang juga ikut-ikutan
di salahkan. Dalam bahasa Jawa-nya biasa di sebut misuh. ya ya ya, wajar aja
kaget kan, ya?
Salah seorang sahabat Rasulullah
juga pernah punya pengalaman yang sama, lho.
Suatu hari saat ia membonceng
Rasulullah SAW tiba tiba untanya terjatuh, dan tanpa sengaja ia mengucapkan
"Ta'isa as-syaitan" (Celaka setan).
Lalu, Rosulullah SAW mengingatkan
لاَ تَقُلْ تَعِسَ الشَّيْطَانُ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَعَاظَمَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الْبَيْتِ وَيَقُولَ بِقُوَّتِى وَلَكِنْ قُلْ بِسْمِ اللَّهِ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَصَاغَرَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الذُّبَابِ
Artinya: Jangan kamu mengucapkan ‘celaka setan’. Karena ketika kamu mengucapkan kalimat itu, maka setan akan membesar, hingga dia seperti seukuran rumah. Setan akan membanggakan dirinya, ‘Dia jatuh karena kekuatanku.’
Namun ucapkanlah, ‘Bismillah…’
karena jika kamu mengucapkan kalilmat ini, setan akan mengecil, hingga seperti
lalat. (HR. Ahmad 21133, Abu Daud 4984, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).
Unik ya setan, di
pisui malah bangga. Nih ada tips dari Rasulullah biar si setan tidak
bangga pas kita lagi jatuh.
Pertama, Bismillah dan Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun (istirja).
Betul, sebaik-baiknya perkataan adalah perkataan yang
mengandung kalimat ALLAH, seperti Bismillah yaitu “Dengan menyebut nama Allah”.
Bahkan dibalik musibah yang terjadi, ada hadiah yang Allah kasih untuk kita.
Sebagaimana sabda Rosulullah SAW. berikut ini :
مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
“Tidaklah seorang muslim ditimpa musibah seperti kelelahan, penyakit (yang tetap), kekhawatiran (terhadap sesuatu yang kemungkinan akan menyakitinya), kesedihan, gangguan, dan duka-cita karena suatu kejadian, sampai duri yang menusuknya, kecuali Allâh akan menggugurkan dosa-dosanya dengan sebab itu”. [HR al-Bukhâri, no. 5642; Muslim, no. 2572].
Kedua, Astagfirulloh
Astaghfirullah memiliki makna "aku mohon ampun kepada
Allah yang Maha Agung". Kalimat ini juga baik bila kita ucapkan ketika
terjatuh, karena bisa jadi musibah tersebut terjadi akibat kelalaian kota
sendiri. Sehingga baik bila kita memohon ampun kepada Allah SWT.
Terharu ngga sih.. Bahkan hal sekecil ini Rasulullah
menganjurkan kita untuk selalu berkata baik dan tidak mencela.