Pagi ini saya ditunjuk untuk memimpin sebuah diskusi dengan beberapa anak muda dan tentu di sana ada juga beberapa orang tua. Pada saat itu saya terfikir sebuah judul yang tertera di atas.
Pada awal diskusi saya menyampaikan beberapa pertanyaan mulai dari fungsi sampai dengan kelemahan dari CCTV. Setelah diskusi berlangsung ada salah seorang peserta menjawab bahwasanya di antara kecanggihan CCTV namun tak akan mampu menandingi pengawasan Tuhan.
Okey, mungkin itu adalah jawaban pamungkas yang tidak
bisa kita bantah, jika benar berada dalam keadaan yang betul betul beriman.
Namun bukanlah statment tersebut yang perlu kita bahas namun.
Kita akan membahas seberapa sadarkah kita akan pengawasan Tuhan? sebagaimana
yang kita ketahui, bahwa Pengawasan Tuhan merupakan konsep yang mendasari
keyakinan banyak agama, termasuk Islam. Dalam Islam, Allah dianggap sebagai
Pencipta dan Pengawas utama yang mengatur alam semesta dan segala isinya.
Pengawasan Tuhan mencakup berbagai aspek yang melampaui sekadar pemantauan
fisik.
Pertama,
pengawasan Tuhan meliputi pemahaman bahwa Allah mengetahui segala sesuatu.
Ini tidak hanya mencakup apa yang terjadi di alam
semesta secara umum. Tetapi juga peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam
kehidupan individu, seperti pikiran, perasaan, dan tindakan mereka. Allah
mengetahui hal-hal yang tersembunyi, yang tampak, dan yang tidak dapat
dijangkau oleh manusia.
Kedua,
pengawasan Tuhan juga mencakup pemberian petunjuk dan bimbingan kepada manusia.
Dalam ajaran Islam, Allah memberikan petunjuk melalui
wahyu-Nya seperti Al-Qur'an dan melalui nabi-nabi yang diutus-Nya. Ini
bertujuan untuk membimbing manusia dalam menjalani kehidupan dengan penuh
kebijaksanaan, keadilan, dan kasih sayang.
Selain itu, pengawasan Tuhan juga mencakup keadilan-Nya.
Allah mengawasi tindakan-tindakan manusia dan akan memberikan balasan sesuai
dengan perbuatan baik atau buruk yang dilakukan manusia selama hidupnya.
Keadilan Allah menjamin bahwa tiap perbuatan akan mendapat konsekuensi yang
sesuai.
Pengawasan Tuhan juga mengandung makna kasih sayang dan
rahmat-Nya. Meskipun Allah mengawasi segala sesuatu dengan ketegasan, namun
kasih sayang dan rahmat-Nya senantiasa meliputi umat-Nya. Allah memberikan
pertolongan, perlindungan, dan kebijaksanaan kepada mereka yang taat dan
bertakwa.
Dengan demikian, pengawasan Tuhan bukan hanya tentang
pemantauan secara fisik, tetapi juga mencakup pemberian petunjuk, keadilan,
kasih sayang, dan rahmat-Nya kepada umat manusia. Ini merupakan aspek
fundamental dalam keyakinan agama Islam dan menjadi landasan bagi hubungan
antara manusia dengan Tuhan.
Selanjutnya pertanyaannya adalah
bagaimana menimbulkan kesadaran terhadap hal di atas?
Tentu ada berbagai macam cara :
1. Selalu meningkatkan zikir
2. Selalu memberi waktu untuk merenung bagaimana hubungan
kita dengan Tuhan
3. Dan mencari teman sholeh
4. Dan pembaca punya cara tersendiri untuk mencapai hal itu
