Aku seorang anak rantau
Berusaha berdiri kokoh di negeri orang
Bagai hidup sebatang kara
Namun memikul harapan sanak saudara
Berbatas ikhtiar dan do’a kupanjatkan
Kepada Sang pemilik alam semesta
Tangan yang meraba duri kehidupan
Serta bertelanjang kaki berjalan diatas aspal kota
Kurela meletakkan kepala dikaki
Demi menerima sesuap nasi penyambung nyawa
Melimpah ruah pelajaran kupetik ditengah ibukota
Pahit, asin, asam dan manis perlakuan yang kuterima
Aku bagaikan seekor keledai dalam arena pacuan kuda
Tak pantas aku melangkahkan kaki
Dikala mereka berlarian menggapai kehidupan yang layak
Bersarang rinduku tersimpan dalam kalbu
Akan pelukan hangat seorang ibu
Serta rangkulan kokoh dari tangan seorang ayah
Mereka
bagai pilar beratapkan kasihsayang
Tempatku pulang
dan beristirahat dengan tenang