Nasihat guru “tidak akan ada perbaikan jika kita tidak ada Try and Error ini. Singkatnya jangan takut salah, takut salah membuat kita tidak mau berbuat. Makanya kalau kita melihat sebuah MZ yang hari ini bagus, pasti dia sudah mengalami beberapa kesalahan, mereka tidak mau menyerah dan terus berbuat. Sehingga janganlah takut berbuat kesalahan ringan”. Begitulah tutur beliau. Jadi, teruslah memperjuangkan perbaikan dengan perasaan tulus dan cinta kepada Allah swt, Rasulullah Saw, dan Guru-guru kita. Karena para pemimpin yang hebat dahulunya merupakan orang yang banyak mengalami try and error, untuk menjadi pemimpin hebat tentunya butuh proses.
Nasihat Guru menyampaikan pemimpin yang hebat yakni sebagai berikut “Makanya para pemimpin jangan suka mengkritik dan jangan suka mengeluh. Namun berikan masukan, karena belajar berpanitia itu tidak lama. Justru hal yang membutuhkan waktu lama itu membuat orang mau. Sehingga ketika ada seseorang mau berbuat, maka ada ketulusan disitu. Ketulusan mereka itu harus dihargai karena ketulusan dalam berbuat itu bagian dari kepemimpinan, pemimpin hebat adalah orang yang “bodoh” dahulunya. Begitupun para Nabi-nabi terdahulu, dari satu sisi adalah orang yang ditakdirkan menjadi para nabi, tapi dari sisi lain, mereka itu adalah orang yang paling berniat untuk BerTuhan, dan paling berniat untuk berbuat baik pada orang lain. Kita berkaca dengan kisah Rasulullah saw dan nabi lainnya. Bagaimana Rasulullah saw menjadi seorang pedagang yang menakjubkan, bagaimana Nabi Sulaiman dan Nabi Daud menjadi seorang raja yang mengagumkan, bagaimana Nabi Ibrahim menjadi seorang pebisnis yang menabjukan, itu semua ada banyak proses belajarnya disana“.
Wah sudah sangat jelas sekali ya teman-teman untuk membangun tim yang hebat tentunya kita mulai dengan membangun budaya atau atmosfer yang membahagiakan, betapa pentingnya kita membangun atmosfer yang membahagiakan karena itulah kunci dari kesuksesan dunia akhirat, maka mari kita sama-sama membangun atmosfer yang membahagikan dan menularkannya pada seluruh kaum kerabat kita baik kantor, rumah, ataupun masyarakat. Singkatnya mari kita jangan menjadi pengkritik, jangan menjadi pengeluh dan jangan perfeksionis, karena tidak ada kesempurnaan melainkan sudah mengalami try and error, jangan takut dengan try and error. Teruslah berbahagia, Wallahu’alam.
Author:
Luffy 411
